Sekapur Sirih (Memahami Fase-Fase Penting Perjalanan Merawat Kacer Meniti Jalur Prestasi)

Sekapur Sirih (Memahami Fase-Fase Penting Perjalanan Merawat Kacer Meniti Jalur Prestasi)

Sekapur Sirih (Memahami Fase-Fase Penting Perjalanan Merawat Kacer Meniti Jalur Prestasi)Saya kadang berfikir tentang proses menuju ke kedewasaan dari seekor burung khususnya hitam putih. Bagaimanakah proses rawatan menuju kedewasan yang ideal sehingga sang kacer memiliki kualitas yang bagus di usia-usia emasnya? Berdasarkan beberapa fenomena yang berhasil saya rekam dan amati, pada dasarnya ada dua fase penting yang harus benar-benar diperhatikan jika kita memang ingin membentuk kacer juara sejak trotolan, sehingga sang momongan memiliki masa depan yang cerah dengan prestasi yang fenomenal. Dua fase penting itu adalah fase pembentukan mental dan fase menghafalkan materi isian atau nyayian. 

Memahami Fase-Fase Penting Perjalanan Merawat Kacer Meniti Jalur Prestasi

Fase Pembentukan Mental Pada Kacer

Fase ini umumnya dimulai saat usia kacer masih muda. Masa dimana dia butuh kasih sayang,bukan prilaku atau lingkungan yang kejam, layaknya anak kecil jika sedikit-sedikit dibentak oleh orang dewasa, maka yang akan terjadi adalah cacat mental / ketidaksempurnaan mental. Ketidaksempurnaan mental ini biasanya terlihat ktika sang anak bergaul dengan kwan-kawannya ia cenderung diam dan terlihat minder. Sebenarnya, mental seorang anak itu sangat mungkin dibentuk dari orang tua nya sendiri.
Nah begitupun seekor kacer yang masih muda. Jika dia sering tertekan dan mendapat omelan hampir setiap saat, mungkin hal serupalah yang akan terjadi yaitu kecacatan mental.

Teori sementara ini kemudian saya konfirmasi dengan fakta-fakta yang saya sering temui di sekitar saya. Ada fenomena ketika seorang KM merawat kacer dari bahan trotol hanya satu, ditemani dengan burung-burung kecil seperti kolibri, pleci dll di sekitarnya maka stelah burung tersebut beranjak dewasa, ia mempunyai mental bak petarung propesional dengan gaya dan materin bernyayi tanpa canggung. Kemudian fenomena ini saya renungi kembali di malam hari. Dari fenomena umum itu kemudian saya coba menyimpulkan bahwa di usia muda kita harus lebih mengutamakan mentalnya bukan bingung mencari cara agar si kacer menghafal lagunya yang nantinya akan dinyanyikan. Istilahnya, bagaimana akan bernyanyi dengan baik jika memegang mic saja grogi? Atau lebih parah lagi, bagaimana mau konser tunggal jika menuju panggung saja sudah terkencing-kencing? Ini adalah teori logis yang jelas dapat dengan mudah diterima akal sehat bukan?

Fase Menghafal Lagu Isian Pada Kacer

Jika fase pertama sudah dilalui dengan sempurna, maka fase akan berlanjut dengan daya tangkap menghafal lagu dari sang momongan. Fase inipun tak kalah pentingnya dengan fase pertama lagi. Logikanya, bagaimana mau jadi juara jika mental baja tapi materi seadanya atau bahkan tak bersuara?
Jika kita ilustrasikan, maka fase ini mirip dengan fase anak balita yang mulai berceloteh dan belajar bicara. Pernahkah kita ingat pesan orang tua terhadap kita ketika umur kita berusia di bawah 5 tahun? Jawabanya pasti wahh susah atau bahkan sangat tidak mungkin. Karena anak dengan usia tersebut memang akan mudah menerima plajaran dan mengucapkan yang diajarkan, namun akan sangat sulit untuk menyimpannya dalam waktu yang lama karena biasanya memorinya kurang bgus dan memang belum siap dan matang untuk menyimpan apa yang disampaikan. kecuali hafalan lagu tersebut diulang-ulang hingga dia beranjak dewasa. Otomatis ingatan itu akan melekat sampai dia tua. Jadi memulai titik awal pengisian lagu dengan tepat dan konsistensi pemberian materi isian sangat-sangat menentukan di sini.
Lalu bagaimna untuk burung-burung yang sudah tua? Jangan khawatir, karena ketika burung tersebut ada pada masa mabung, dia akan merasa muda lagi..atau dan mudah menerima pelajaran baru lagi.
Terimaksih sobat KM, ini hanya celoteh bocah kemaren sore yang mencoba menerjemahkan fenomena-fenomena kecil yang ada di sekitar kehidupan kacer kita tercinta.
By Ibi Bandar Kacer
Nah semoga ulasan dari narasumber kami di atas, dapat memberikan sedikit tambahan informasi terkait fase-fase penting dalam merawat kacer sehingga dapat mencetak kacer-kacer berkualitas di masa mendatang. Akhirnya, kalau ada benarnya ulasan kami kali ini itu berasal dari Tuhan namun kalau ada yang salah tentu hadirnya dari kehilafan admin dan team www.ublsf.com khusunya saya. Untuk melihat tips-tips kicau lainnya, silahkan klik di sini.



Home - About Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy - Contact Us
Copyright © 2014 www.ublsf.com. Designed By templatoid. Powered By Blogger
Back To Top