MEMAHAMI PERBEDAAN MENDASAR ANTARA BIRAHI DAN EMOSI PADA KACER | www.ublsf.com

MEMAHAMI PERBEDAAN MENDASAR ANTARA BIRAHI DAN EMOSI PADA KACER

MEMAHAMI PERBEDAAN MENDASAR ANTARA BIRAHI DAN EMOSI PADA KACER

Menyikapi banyaknya pertanyaan KM di CPI seputar kacer OB dan solusinya, maka pada kesempatan kali ini www.ublsf.com akan mengangkat sebuah tema penting terkait masalah perbedaan mendasar antara birahi dan emosi pada kacer momongan. Semoga setelah bahasan ini, sobat KM akan semakin memahami dan dapat mengambil tindakan yang tepat terkait hal ini. Bahasan ini ditulis langsung oleh salah satu narasumber kami yaitu om Ibi Bandar Kacer.

PERBEDAAN MENDASAR ANTARA BIRAHI DAN EMOSI

Sering kita mendengar bahasa over birahi atau lbih populer OB tuk seekor kacer. Ini sangat menjadi momok bagi kalangan KM dan sangat susah tuk bisa menetralisir atau mengatasi secara tuntas hal tersebut. Kemudian banyak asumsi berkembang kalau kacer sudah OB maka solusinya adalah turunkan EF dan mandi mlm, bahkan parahnya ada KM yang sampai memandikan si momongan dengan air es. Wal hasil, bisa dipastikan justru masalah tak kunjung beres. Pada dasarnya, cara menurunkan birahi menurut versiku tidak sperti itu. Mari kita kupas hal tersebut dan mari kita kaji berdasar pada pengamatan dan penelitian saya.
Jika Anda memiliki kacer yang ditangkar, cobalah Anda keluarkan burung yang sudah dtangkar tersebut di posisi masa kawin, dan coba pindahkan pada kandang harian lalu kemudian trek dengan burung yg biasa dilombakan. Jelas, sesuai dengan pengamatan saya, si burung Anda yang baru saja keluar dari tangkaran pasti akan mengejar-ngejar, mengadu fisik, dan berahir mbedes. Tapi sbaliknya, burung musuh (dalam hal ini burung yang menjadi lawan burung lepas tangkar Anda yang biasa dilombakan) justru akan menari-nari dan melantunkan lagu-lagu indahnya sebab burung tersebut memiliki birahi namun lebih besar porsi emosinya. Sedangkan burung yang ditangkar akan memiliki birahi besar tapi nol di emosi.
Menurut saya, ini terjadi karena cara rawatannya yang berbeda antara kacer tangkaran dan kacer lombaan. Pada kacer yang ditangkar, biasa rawatan standarnya adalah EF jor, mandi jorr, tapi penjemuran tidak sama skali. Itulah yang menurut saya menjadi penyebab birahi besar tapi emosi nol. Sementara di sisi lain, burung yang memang diseting untuk keperluan lapangan jelas dirawat dengan pemberian EF dengan takaran tertentu, mandi juga ada jadwal tertentu, dan jemurpun demikian. Nah, dari sini kita bisa ambil sebuah kesimpulan bahwa kalau kacer sedang OB, maka cara penanganannya memang harus pas dan terukur.

MENGATASI OB PADA KACER

Jika sudah jelas kacer kita OB, maka yang harus segera kita lakukan adalah memangkas EF sebanyak 50% dari setting biasanya, kemudian mandi dihilangkan sementara, lalu jemur di gas pool. Kemuadian, akan selalu muncul pertanyaan, “Kenapa EF harus dipangkas?” Maka jawabannya jelas, agar si kacer bisa menaikan suhu tubuhnya dan harapan kita dengan naiknya suhu tubuh si kacer, maka otomatis birahi yang berlebih akan berbalik menjadi emosi. Pertanyaan lain yang kerab muncul selanjutnya adalah “Kenapa jemur harus ditambh?” Untuk pertanyaan inipun jawabannya jelas, karena si kacer yang sedang OB berat suhu tubuhnya pasti di bawah 35•c yg tidak akan ideal sama sekali kondisinya untuk bertarung.
Selanjutnya pasti akan muncul pula pertanyaan, “Kenapa malah tidak dimnandikan?” Untuk hal ini saya berpendapat bahwa mandi itu hanya akan membuat semakin parah kondisi si kacer karena OB itu terjadi hanya karena suhu tubuh yang merosot pada kacer yang akan dilombakan.

LALU SEKARANG, APA ITU EMOSI?

Dari uraian di atas, jelas sudah kita bahas bahwa kacer untuk lomba dan kacer ditangkar berbeda cara rawatnya. Pada kacer yang ditangkar, dia yang dikejar adalah birahinya agar bisa membuahi betina. Sementara kacer buat lomba, yang dikejar bukan birahi tapi emosinya. Pada dasarnya kacer tercipta sebagai burung fighter (petarung) namun ia memang tidak terlahir untuk dilombakan karena pada alam liarnya, ia hanya beranak pinak dan mempertahankan toritorialnya sementara manusia menginginkan sang burung berperilaku sebagi petarung murni. Jelas pada titik ini harus ada bola liar yang harus dijinakan. Atau dengan kata lain, ada hal lain yang harus kita sesuaikan dengan kebutuhan kita pecinta kacer yang ingin menjadikan ia real fighter atau petarung murni.

SOLUSI MEMBANGKITKAN JIWA FIGHTER MURNI PADA KACER

Maka untuk mewujudkan hal tersebut, kita harus menaikan jiwa fighternya. Sementara jika kita ingin menaikan jiwa figternya, maka rumusannya jelas birahi harus di bawah level  emosinya. Ini bisa kita lakukan dengan mengevaluasi dan memperhatikan pola rawatan kita sehari-hari. Semisal, di keseharian kita aplikasikan EF secara berlebihan, pasti akibatnya OB. Apalagi diperparah dengan pemandian yang tidak singkron maka kondisi jelas bertambah parah.
Jadi solusinya, berikan EF dalam jumlah yang relatif sedikit dahulu, contoh 3/3 cukup JK saja dulu, jemur konsisten, dan full krodong, agar emosi terbentuk. Terkait dengan pemandian, coba cukup mandikan seminggu sekali. Kemudian bawa ke arena latihan, dan amati kinerjanya.
Intinya sperti ini, kalau EF diberikan dalam jumlah banyak berarti penjemuran (penguraian) kudu tepat. Jika tidak tepat penjemurannya pasti kacer akan mengalami OB karna kondisi birahi (yang pada dasarnya harus dibawah emosi) justru melebihi emosi.
Nah sobat KM itulah pembeda antara birahi dan emosi menurut pengamatan saya. Kacer diset untuk lomba jika dikawinkan biasanya sulit untuk keluar anak. Begitupula sebaliknya, kacer yang diset tangkaran biasanya sulit mngeluarkan emosinya. Itulah hal-hal mendasar terkait birahi dan emosi menurut sudut pandang saya. Semoga artikel ini bisa sedikit membantu sahabat KM se-Indonesia. SALAM Mbedez!!!
Baca Juga:

Tips Mengindari Perubahan Kinerja Kacer

Photo of the Remarkables mountain range in Queenstown, New Zealand.

Home - About Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy - Contact Us
Copyright © 2014 www.ublsf.com. Designed By templatoid. Powered By Blogger
Back To Top