Antara Karakter Kacer Giras atau Jinak dan Tipenya Panas atau Dingin

Antara Karakter Kacer Giras atau Jinak dan Tipenya Panas atau Dingin

Antara karakter kacer giras atau jinak dan tipenya panas atau dingin – Ok sobat KM sekalian, mengetahui karakter kacer momongan merupakan salah satu hal yang sangat penting dimiliki oleh seorang perwat kacer. Ini penting karena dengan mengetahui karakter utama sang kacer, kita kemudian dapat menyesuaikan penerapan perawatan yang sesuai untuk sang kacer momongan. Namun pertanyaannya kemudian adalah, “Bagaimana memahami karakter kacer momongan?” Ini merupakan pertanyaan yang amat sulit dijawab oleh perawat-perawat kacer terkhusus bagi pemula. Untuk memahami hal ini, tak jarang para newbie di dunia perkaceran bertanya ke sana kemari kepada tokoh-tokoh yang dianggap master, suhu, mastah, dll. Tapi mirisnya, bukan kejelasan yang didapat tetapi hanya jawaban klise yang bunyinya, “Pahami karakter kacermu!”

Jawaban klise yang sering terlontar seperti saya kutip di atas, sesungguhnya adalah jawaban yang sangat menyakitkan bagi pemula (newbie) karena sejatinya mereka bertanya karena mereka tidak tahu bagaimana mengetahui karakter momongan mereka yang sesungguhny. Oleh karena itu, untuk melengkapi bahasan-bahasan sebelumnya dari om Ibi Bandar Kacer pada arikel-artikel yang berjudul dua tipeburung kacer, ciri-ciri kacer tipe panas dan dingin, dan perawatan kacer tipe panas dan dingin, kali ini beliau ingin memaparkan lebih jauh tentang hubungan antara kacer jinak atau jinak dengan kacer tipe panas atau dingin.

Hubungan antara Giras atau Jinak dengan Karakter Kacer Tipe Panas Atau Dingin

Sekarang akan saya pertajam tentang apa kaitan karakter kacer jinak atau giras dengan dua tipe kacer panas atau dingin. Seperti biasa saya ingin mencoba mengupas suatu misteri di dunia kicau dengan logika. Contoh kacer tipe panas yang rata-rata berkarakter giras. Mengapa ini bisa terjadi? Hal ini dapat diduga erat kaitanya dengan tipe kacer itu sendiri. Saya meyakini kebanyakan kacer bahan tipe panas pasti sudah mau berbunyi dan biasanya giras, tapi umumnya bnyak permasalahan saat dilombakan seperti jeda, ngetem, mbalon, dll. Lalu mengapa ini bisa terjadi? Jawabannya adalah karena kacer tipe panas biasanya memunyai modal emosi tetapi minim birahinya. Oleh karenannya yang harus ditingkatkan adalah faktor birahinya. Jika birahi sudah didapat, umumnya burung akan otomatis sedikit jinak  atau minimal jinlat (jinak lalat).
Antara Karakter Kacer Giras atau Jinak dan Tipenya
Antara Karakter Kacer Giras atau Jinak dan Tipenya
Di sisi lain, kacer tipe dingin rata-rata bahanya jinak total dan kolokan. Hal ini dapat terjadi karena dia mempunyai modal birahi sehingga terlihat lebay / kolokan dan minim emosi. Dengan keadaan yang demikian inilah yang kemudian membuat sang kacer momongan terlihat manja.
Dari logika inilah saya sering membuat statemen, “yang dingin dipanaskan yang panas didinginkan.” yang maksudnya juga sama dengan “yang giras di jinakan yg jinak di giraskan.” Karena dengan begitu maka akan ditemukan suatu titik tengah yang “sedang-sedang” saja tidak terlalu giras tidak terlalu jinak. Kalau keadaanya sudah seperti ini otomatis birahi dan emosi akan nampak seimbang.
Lalu biasanya muncul pertanyaan, “Om apakah kacer tipe dingin gak ada yang giras?” Oh banyak. Kacer tipe dingin yang giras bukan berati dia harus dirawat seperti kacer tipe panas. Tetap tidak bisa. Kita dapat lihat ini dari penjemuranya. Untuk kacer tipe dingin yang giras biasanya jika dijemur dengan durasi yang lama, dia makin membaik kinerjanya. Dari sini jelas bahwa sebaiknya kita menerapkan rawatan tipe dingin atau yang sering di sebut R.dingin. Selain itu biasanya jika burung tipe dingin tapi giras karakternya lihatlah cara makan JK nya, kalau dia terlihat kurang lahap, jelas ini indikasi kurang jemur. Ingat, ini “lahap” bukan “banyak” mkannya.
Semua penyakit kacer itu mirip atau bahkan sama, tapi jika beda karakternya (dingin/ panas) maka biasanya penyebabnya beda dan cara penyembuhan terbalik karna adanya perbedaan dr kedua tipe ini. Contoh kacer salto tipe panas, dia akan salto jika terkena yang panas sperti penjemuran dan EF ulat hongkong. Jelas penyembuhanya berbeda dengan kacer salto tipe dingin. Kalau salto tipe panas, berikan JK agak banyak, tambahkan kroto tiap hari, mandikan setiap hari dan aginkan saja biasanya kacer akan sembuh.
Nah ketika ada kasus salto tipe dingin, dirawat dengan penyembuhan ala tipe panas, saya yakin akibatnya makin parah saltonya. Harusnya JK minim, mandi kurangi, dan jemur pool barulah si kacer tipe dingin dengan saltonya akan sembuh. Ini hanya contoh kecil saja. Masih bnyak lagi yang lain seperti kanibal, ngetem, nakal, mbagong,dll.

Pada dasarnya semua penyakit kacer tipe panas itu disebabkan karena kurang birahi. Sementara kalau tipe dingin penyebabnya adalah kurang emosi. Tapi ke 2 tipe ini cara menunjukannya sama. Oleh karenanya pemahaman dan pembedahan 2 tipe ini tetap tidak bisa kita abaikan. Mungkin sampai di sini dulu pemahaman mendetail tentang karakter giras dan jinak dan kaitannya dengan dua tipe kacer yaitu tipe panas dan tipe dingin. Semoga bermanfaat IBI BK.



Home - About Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy - Contact Us
Copyright © 2014 www.ublsf.com. Designed By templatoid. Powered By Blogger
Back To Top