Cara Mudah Untuk Menentukan Rawatan Kacer yang Tepat Agar Berprestasi

Cara Mudah Untuk Menentukan Rawatan Kacer yang Tepat Agar Berprestasi

Cara Mudah Untuk Menentukan Rawatan Kacer yang Tepat Agar Berprestasi – Sobat ublsf.com, pada bahasan-bahasan kita sebelumnya kita telah mengelompokkan perawatan kacer menjadi dua yaitu pola rawatan panas (R.PANAS) dan pola rawatan dingin (R.DINGIN). Namun pada kenyataannya masih banyak sekali member yang mengalami kebingungan dalam menentukkan rawatan manakah yang paling sesuai dengan kacer momongannya. Tak jarang juga, masih banyak member yang ragu-ragu untuk menerapkan rawatan karena masih belum memiliki alasan yang kuat untuk memilih satu dari dua pola rawatan di atas. Oleh karenanya, pada ulasan ini narasumber kita om Ibi Bandar Kacer akan membahas tentang tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam menentukan rawatan.

Cara Mudah Untuk Menentukan Rawatan Kacer

Dasar dalam Menentukan Pola Rawatan pada Kacer agar Berprestasi

Perhatikanlah tiga hal utama ini jika Anda ingin tahu cara mudah menentukan rawatan yang tepat untuk kacer momongan agar berprestasi. Ketiga hal tersebut adalah:
1. Cara mandinya
2. Gerak gerik waktu penjemuranya
3. Lihat cara makan jangkriknya.
Mari kita kupas satu persatu tentang tiga hal di atas agar kita dapat benar-benar memahami dan kemudian dapat menerapkannya pada kacer momongan sehingga kacer tersebut segera dapat berprestasi.

*1. Cara mandinya
Dalam keadaan apapun, jika burung dimandikan langsung nyemplung keramba dan sangat nafsu untuk mandi, itu adalah pertanda bahwa burung sedang mengalami birahi tinggi. Hati-hati, jangan diberikan mandi, dan langsung lakukan pemangkasan JK dan jemur gass poolll.
*2. Gerak gerik waktu penjemuranya
Ketika burung dijemur dia terlihat enjoy saja, tidak menunjukan gejala kepanasan, dan sering didis seolah-olah minta mandi, maka sebagai perawat kacer melihat gerak-gerik tersebut kita harus cepat tanggap. Langsung lakukan pemangkasan JK, jadwal intensitas mandi dikurangi, dan penjemuran ditambh durasinya sampai si burung terlihat kepanasan.
*3. Dari cara mkan JK
Burung yang tidak OB biasanya jika memakan JK cenderung lahap. Contoh, jika diberi JK 1-10 tidak dimain-mainkan dulu atau di potong-potong dulu lalu baru dimakan. Burung yang sedang benar-benar sehat ketika makan JK terlihat sangat rakus. Makan 1-12 JK langsung dilahap tanpa menyisakan satupun JK tersebut.
Nah ketika burung sudah menujukan  tanda-tanda 1-3, burung bisa mulai dirawat dengan cara rawatan R.PANAS. Tapi jika belum kita dapatkan tanda 1-2-3 pada kacer momongan kita, maka sebaiknya masih bertahan di rawatan pola R.DINGIN. Semisal, poin 1 blm bisa benar-benar meyakinkan untuk dijadikan dasar menentukan rawatan apa yang harus diterapkan, cobalah dengan mengamati poin 2 dan berlanjut ke poin 3 agar kita benar-benar yakin dalam menentukan rawatan apa yang harus diterapkan untuk kacer momongan. Ingat!, R.dingin diterapkan untuk mencari emosi sementara R.panas diterapkan untuk mencari birahi.

Nah, kesimpulan ahirnya jika burung tidak suka mandi (susah mandi), dijemur mudah kepanasan, dan makan JK lahap sekali (makan minimal 7-12 ekor) baru bisa dirawat R.panas. Jadi, bagaimanapun gelagat burung dilapangan Jika sudah diuji dari poin 1-2-3 tidak ada yang nyambung, silahkan bertahan dan lupakan mandi, berikan EF super minim (bisa sampai nol EF), sampk mendapatkan poin 1-2-3 baru mencoba kelapangan.



Home - About Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy - Contact Us
Copyright © 2014 www.ublsf.com. Designed By templatoid. Powered By Blogger
Back To Top