Mengenal Segala Tingkah Laku Kacer dan Memahami Penyebabnya | www.ublsf.com

Mengenal Segala Tingkah Laku Kacer dan Memahami Penyebabnya

Mengenal Segala Tingkah Laku Kacer dan Memahami Penyebabnya


Mengenal Segala Tingkah Laku Kacer dan Memahami Penyebabnya – Sering aku melihat post disini kebingungan setelah melihat momonganya yang bertingkah dan ahirnya bingung menentukan apakah ini birahi atau emosi. Seperti misalnya kacer yang ngeleper-ngeleper nabrak plus nyiblek, apakah itu birahi? Atau justru emosi? Sebenarnya kl boleh jujur, bahasa birahi atau emosi itu hanya hanya dipakai untuk bahasa golongan terbatas agar lebih mudah kita mengenal dan mengelompokkan penyakit kacer.

Pada intinya, semua hal negatif yang ditunjukkan burung bisa dikerucutkan pada masalah tidak baiknya kondisi si burung. Kata tidak kondisi ini kemudian bisa dibagi lagi menjadi dua, tidak kondisi secara lahiriyah atau batiniah. Kedua faktor kondisi tersebut sangat perlu diperhatikan ketika seekor burung turun di perlombaan, sama sekali tidak bisa dipisahkan antara keduanya. Harus benar-benar sejalan antara sehat fisik/lahiriyah dan kesehatan mental/batiniyahnya.

Kacer yang Tidak Kondisi Secara Fisik dan Mental

Tidak dalam kondisi baik secara lahiriyah jelas berkaitan erat dengan kondisi fisik. Maka kalau kita telusuri lebih jauh, pasti permasalahan ini erat kaitannya dengan rawatan harianya. Mulai dari EF, mandi, jemur, umbar, dll. Di sisi lain, bagaimana jika kacer tidak dalam kondisi baik secara batiniyah / mental? Apa faktor penyebabnya? Salah satu penyebab yang sangat mungkin menyebabkan kondisi ini terjadi adalah faktor penempatan dan kenyamanan kondisi di sekitar dia istirahat.
Kadang kita sudah benar merawat burung, misalnya dengan penyakit over birahi kita harus memberi EF minim dan menambahkan durasi jemur, umbar, dan mengurangi frekuensi mandinya. Tetapi mengapa kacer momongan tersebut tidak kunjung pulih? Lalu dimana letak kesalahannya? Nah di sinilah kejelian pengamatan seorang kicau mania diuji.
Mungkin  saja, tanpa disadari, meski sudah melakukan tritmen yang benar kita justru masih menempatkan burung di lokasi yang tidak nyaman. Seperti misalnya lokasi dimana ada suara-suara burung lain yang memancing kacer tersebut selalu berbunyi. Dengan kondisi seperti ini otomatis kondisinya bisa jadi jauh lebih buruk karena kejiwaan Si burung yang dalam kondisi tidak siap menghadapi pertarungan, justru terus menerus di terintimidasi.

Mengenal Segala Tingkah Laku Kacer

Dan ada lagi suatu contoh lain. Burung nyiblek misalnya, siapa yang langsung berani memfonis itu burung OB atau OE? Kalau ada kamus perburungan yang mengatakan “jelas itu OB”, maka alangkah mudahnya bermain burung ini sobat karena  jelas dari satu penyakitnya saja, sudah bnyak terbukti tidak bisa disembuhkan dengan satu obat yang sama. Yang jelas, ketika dilihat kasat mata sama-sama nyiblek, atau sama-sama gigit bulu, atau yang lainnya ada yang sembuh dengan metode dijemur kencang dan mengurangi mandinya, tapi ada juga yang sembuh justru dengan dikurangi penjemuran dan ditambah frekuensi mandinya, itu sudah sah dan cara ampuh untuk mengobatinya.
Nah ketika itu sudah jelas terbukti ampuh menjadi obatnya, kita kemudian digiring untuk berfikir keras, kok bisa? Dan kenapa? Satu penyakit yang sama bisa berbeda obatnya? Lagi dan lagi, ini adalah fakta tak terelakkan bahwa  karakterlah yang membedakannya. Teori yang lambat-laun sudah menjamur di kalangan Kacer mania dan diamini kebenarannya meskipun awalnya banyak dicerca. Tipe panas atau dinginlah yang membedakannya. Kalaupun ada yang memprotes hal ini, saya akan meminta menjelaskannya dikolom komentar.
Pesan utama dari tulisan ini adalah, jika merawat burung yang notabenenya bermasalah janganlah hanya memikirkan fisiknya saja, tapi cobalah singkronkan dengan menjaga mentalnya juga. Dengan cara menempatka burung di lokasi yang nyaman ketika masa pemulihan dan jauhkan dari burung-burung apapun. Atau dengan kata lain tempatkan dalam kondisi yang bisa membuat dia nyaman dalam istirahatnya.
Dah gitu dulu sobat, sebenarnya msih bnyak yang ingin saya sampaikan, tapi saya sendiri bingung dengan cara apa dan bagaimana agar bahasa saya ini mudah ditangkap dan di cerna. Saya juga msih berfikir cara menyampaikannya. Ibi BK

Baca Juga:
Gerak-Gerik Kacer Birahi Atau Emosi
Untuk Menghindari Perubahan Kinerja Kacer
Memahami Teritorial Kacer di Alam Liar

Photo of the Remarkables mountain range in Queenstown, New Zealand.

Home - About Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy - Contact Us
Copyright © 2014 www.ublsf.com. Designed By templatoid. Powered By Blogger
Back To Top