4 Pola Rawatan untuk Kacer Tipe Dingin (Langsung dari Sumbernya) | www.ublsf.com

4 Pola Rawatan untuk Kacer Tipe Dingin (Langsung dari Sumbernya)

4 Pola Rawatan untuk Kacer Tipe Dingin (Langsung dari Sumbernya)


4 Pola Rawatan untuk Kacer Tipe Dingin(Langsung dari Sumbernya) - Pada postingan sebelumnya kita pernah membahas mengenai 4 pilihan rawatan kacer tipe panas dan cara mudah mengetahui jenis kacer tipe panas atau dingin baik dengan percobaan rawatan atau dengan ciri fisiknya, nah pada postingan kali ini ublsf.com akan memperdalam bahasan tentang rawatan kacer tipe dingin dengan menyajikan 4 opsi rawatan untuk kacer tipe dingin.

4 Pola Rawatan Kacer Tipe Dingin (Ibi Bandar Kacer) No Copas!

Berikut ini pola rawatan kacer tipe dingin yang dibedakan kedalam 4 jenis oleh narasumber kita om Ibi Bandar Kacer:

Rawatan Kacer Tipe Dingin Opsi 1

- Dirawat maksimal seminggu 3 kali (misal Senin, Kamis, dst.) selain itu ful krodong.
- Misalnya dimulai hari Senin, mandikan dulu lalu jemur saat bulu masih basah.
- Saat penjemuran berikan EF Jangkrik 3 ekor dan durasi penjemuran minimal 1 jam.
- Setelah jemur anginkan berikan EF jangkrik 3 dan umbar  sekitar 2 jam (jika ada).
- Setelah diumbar full krodong dan tidak diberikan EF lagi sampai besok pagi.
- Pada saat tidak dirawat, full krodong (di tempat yang nyaman), pemberian jangkrik tetap (3/3 pagi sore).
- Pada hari H, EF jangkrik tetap tapi non mandi, Kalau bisa di rumah dijemur dahulu dengan durasi maksimal 30 menit, berikan EF jangkrik 3 lalu berangkat ke lapangan.
- Sampai di lapangan, Berikan EF jangkrik 2 ekor jauh-jauh sebelum sesi gantang (misalnya kurang 3 sesi)
- Berikan EF ulat Hongkong 3-5 ekor, berikan kurang 1 atau 2 sesi sblm naik (dengan catatan memang biasa konsumsi UH dan tidak bermasalah)
- Saat turun berikan EF jangkrik 2 ekor dan saat naik berikan ulat Hongkong

Rawatan Kacer Tipe Dingin Opsi 2

- Misalkan mulai hari Senin, pagi mandikan berikan JK 5, setelah itu dijemur kenceng dan berikan kroto. Dengan catatan pemandian dan pemberian kroto jangan setiap hari (misal 2 hari sekali) tetapi penjemuran setiap hari.
- Setelah jemur berikan JK 5, setelah itu diumbar (jika ada), jika tidak ada full krodong istirahat.
- Dirawat setiap hari sampai hari Jum’at.
- Pada hari sabtu istirahat, pemberian JK tetap 5/5 Pagi sore
- Pada hari H pagi dimandikan, lalu jemur dan diberi EF jangkrik & kroto (seperti rawatan harian). Durasi penjemuran sebentar sampai kering, lalu krodong kemudian berangkat ke lapangan.
- Di lapangan berikan JK 5 dan (tidak ada pemberian krooto lagi), setiap mau naik berikan ulat hongkong maksimal 10 (tergantung masing-masing individu).
- Saat turun berikan EFjangkrik 5 ekor.

Rawatan Kacer Tipe Dingin Opsi 3

- Pemandian seminggu sekali (Rabu).
- Pemberian EF jangkrik minimal 5/5 pagi sore.
- Penjemuran kenceng seminggu 3 kali (misalkan Senin, Rabu, Jumat)
- Rawatan tidak ada perubahan (datar) sampai mendekati hari H.
- Di lapangan setiap naik berikan EF jangkrik sekenyangnya (tidak ada batasan).
- Biasanya ini burung tipe dingin yang giras.

Rawatan Kacer Tipe Dingin Opsi 4

- Pemandian seminggu sekali (senin/selasa/rabu) jauh dari hari H lomba. Setelah penjemuran langsung jemur kenceng.
- Lakukan penjemuran 2 kali seminggu (terakhir jemur kamis) jauh dari hari H lomba.
- Hariannya berikan ulat Hongkong 3/3 pagi sore tanpa EF lain.
- Pada saat istirahat, full krodong dan pemberian EF tetap.
- Pada hari H, berikan ulat Hongkong 5 pada saat kurang 1 sesi.
Penjelasan dalam bentuk video silahkan klik DI SINI!
ublsf.com
Pada setiap opsi di atas, masa percobaannya minimal 2 minggu. Semoga salah satu dari 4 pola rawatan untuk burung tipe dingin di atas adalah rawatan terbaik untuk burung momongan Anda. Semoga bermanfaat.

Baca Juga:
4 Pola Rawatan Kacer Tipe Panas
Ciri Kacer yang Bagus Jika Selalu dilombakan
Perbedaan EF Kroto dan Ulat Bambu



Home - About Us - Sitemap - Disclaimer - Privacy Policy - Contact Us
Copyright © 2014 www.ublsf.com. Designed By templatoid. Powered By Blogger
Back To Top